Vlad Impaler (Vlad Dracula) (1431-1477)/ Vlad the Impaler (Vlad Dracula) (1431-1477) FOR GENERAL HISTORY


Vlad Impaler (Vlad Dracula) (1431-1477)

(Sumber: 2008. Pahlawan Rakyat Sedunia. Bandung: Nuansa.)

            Setelah mendengar kisah Vlad Impaler (Vlad Dracula) dan vampire Romania, pengarang Inggris, Bram Stoker bermimpi buruk tentang seorang raja vampire yang muncul dari ibu jarinya, yang kemudian mengilhami bukunya, Dracula (1897). Buku ini dipandang sebagai salah satu novel horor terbaik serta menjadi inspirasi sejumlah film “Drakula” dari film klasik Tod Browning (1931) dibintangi Bela Lugosi dengan judul yang sama hingga film karya Francis Ford Coppola (1993) yang dibintangi oleh Gary Oldman.

            Film seperti ini dan film monster lainnya secara fleksibel mendasarkan pada legenda yang mengerikan itu, suatu kekejaman raja dari Wallachia (sekarang: Rumania) ini sebagai kengerian yang abadi. Meskipun fiksi Count Dracula (anak setan) Transylvania dikenal karena serangan untuk meminum darah. Dracula yang sebenarnya jauh dari bahaya apapun, seperti bahwa diperkirakan ia telah membunuh 100.000 orang selama enam tahun kekuasaannya.

            Pada sekitar usia 12 tahun, Vlad Impaler (Vlad Dracula) dijadikan sandera oleh orang Turki yang mencari ayahnya, Vlad II. Ia dibebaskan setelah ayahnya meninggal dan setelah usahanya gagal, Vlad Impaler (Vlad Dracula) merebut singgasana Wallachia pada tahun 1456 dan memulai menjalankan kekuasaanya dengan lalim. Wajahnya yang lebar dengan kulit tipis kemerahan, mata belo hijau dibingai dengan alis mata hitam lebat, digambarkan sebagai ancaan dan pengawasan tanpa belas kasih yang menyebabkan tidak ada kejahatan di tengah masyarakat Wallachia.

            Cara eksekusi ala Vlad Impaler (Vlad Dracula) yang terkenal adalah kematian perlahan dan menyakitkan dengan tusukan (impalement), yaitu sebuah tongkat yang dilumri minyak dimasukkan ke bagian pribadi atau perut korban sehingga ujungnya muncul di tenggorokan atau mulut. Tusukan ini digunakan sebagai pertunjukan selama makan, dan jika tamu kemudian merasa mual dan memegang hidungnya, ia akan ditusuk juga.

            Vlad Impaler (Vlad Dracula) dibuat gelisah oleh populasi para gelandang sehingga ia mengundang mereka semua untuk makan malam di sebuah ruang makan yang besar. Vlad Impaler (Vlad Dracula) masuk dan bertanya paakah mereka akan meraasa senang tanpa dipedulikan. Mereka berteriak tanda setuju. Maka Vlad Impaler (Vlad Dracula) menutup banguann itu dan membakarnya.

            Setelah memimpin serangan Transylvania di wilayah yag terhapus dari peta, Vlad Impaler (Vlad Dracula) pergi berperang melawan pasukan Turki pada tahun 1461. Ketika sedang meminta bantuan Raja Manthias dari Hongaria, Vlad Impaler (Vlad Dracula) ditangkap. Sebagai hiburan selama 12 tahun penahannya, Vlad Impaler (Vlad Dracula) menyiksa binatang kecil di dalam ruang tahanannya. Akhirnya, Vlad Impaler (Vlad Dracula) dibebaskan dan naik takhta lagi pada tahun 1474. Tetapi pasukan segera disergap pasukan Turki dan Vlad Impaler (Vlad Dracula) terbunuh dalam pertempuran dan kemungkinan terbunuh oleh pasukannya sendiri.

IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english):

Vlad the Impaler (Vlad Dracula) (1431-1477)

(Source: 2008. Folk Heroes Day. Bandung: Nuance.)

After hearing the story of Vlad the Impaler (Vlad Dracula) and vampire Romanian, English author, Bram Stoker nightmares about a vampire king who emerged from his thumb, which later inspired the book, Dracula (1897). This book is regarded as one of the best horror novel and the inspiration of films "Dracula" from Tod Browning's classic film (1931) starring Bela Lugosi with the same title to the film by Francis Ford Coppola (1993), starring Gary Oldman.

Movies like these and other monster movies in flexible basing on that terrible legend, a king of Wallachia cruelty (now: Romania) is a perennial horror. Although the fictional Count Dracula (son of the devil) Transylvania known for attacks to drink blood. Dracula is far from any danger, as he had killed an estimated 100,000 people during the six-year reign.

At around the age of 12 years, Vlad Impaler (Vlad Dracula) held hostage by the Turks who seek his father, Vlad II. He was released after his death and after his business failed, Vlad the Impaler (Vlad Dracula) seized the throne of Wallachia in 1456 and started to run his power to do wrong. His broad face with reddish thin skin, green eyes belo dibingai with bushy black eyebrows, described as ancaan and supervision without mercy that caused no crime in society Wallachia.

How to execute a la Vlad Impaler (Vlad Dracula) famous is slow and painful death by puncture (impalement), which is a stick that is inserted into the oil dilumri personal or abdomen so that the tip appears in the throat or mouth. Puncture is used as a performance during the meal, and if guests then felt nauseous and holding his nose, he would be stabbed too.

Vlad the Impaler (Vlad Dracula) is made uneasy by the population of the quarterback so he invited them all to dinner in a large dining room. Vlad the Impaler (Vlad Dracula) walked in and said they would meraasa paakah pleased without concern. They shouted in agreement. Then Vlad Impaler (Vlad Dracula) banguann close it and burn it.

Having led the attack in the region Transylvania yag wiped off the map, Vlad the Impaler (Vlad Dracula) went to war against the Turks in 1461. When being asked for help Manthias King of Hungary, Vlad the Impaler (Vlad Dracula) was arrested. As the holder of entertainment for 12 years, Vlad the Impaler (Vlad Dracula) torturing small animals inside a prisoner. Finally, Vlad the Impaler (Vlad Dracula) was released and took the throne again in 1474. But the troops immediately ambushed Turkish troops and Vlad Impaler (Vlad Dracula) is killed in battle and being killed by his own troops.

0 comments:

Post a Comment