Cleopatra (69-30 Sebelum Masehi)/ Cleopatra (69-30 BC) FOR GENERAL HISTORY


Cleopatra (69-30 Sebelum Masehi)

(Sumber: 2008. Pahlawan Rakyat Sedunia. Bandung: Nuansa.)

            Cleopatra yang menawan menjadi legenda karena hubungan asmaranya dengan para pemimpin Romawi, Gaius Julius Caesar (100-44 Sebelum Masehi) dan Markus Antonius (Marc Antony, 82-30 Sebelum Masehi). Reputasi Cleopatra, yang masih diwarnai kebencian orang Romawi kepada Cleopatra, pertama kali disampaikan oleh para penyair, Virgil dan Horace, yang menggambarkan sebagai seorang yang kejam, “ratu liar” gila seks yang berencana “meruntuhkan kerajaan”.

            Setelah Cleopatra diasingkan dari Aleksandria oleh saudaranya, Ptolemius XII, secara diam-diam ia kembali ke ibukota untuk menjamin dukungan Caesar dengan daya tarik dan kecerdasan yang luar biasa. Rencananya itu berhasil. Caesar tidak hanya tergoda olehnya, tpi juga memenangkan perang melawan saudara Cleopatra, kembali ke singgasana bersama adiknya, Ptolemius XIV, seperti yang dituntut dalam tradisi Mesir. Ia kembali ke Roma bersama Augustus yang telah memberikan sebuah villa mewah kepadanya dan anaknya, Caesarion, dan menyakiti orang sebangsanya dengan meletakkan sebuah patung emas pada bangunannya di kuil Venus Genetrix.

            Setelah Augustus terbunuh, Cleopatra kembali ke kerajaanya. Disebutkan ia memenjarakan saudaranya sehingga Caesarion dapat berkuasa bersamanya sebagai Ptolemius XV. Tidak lama, hubungan asmaranya yang tragis dengan Markus Antonius dimulai. Dalam satu jamuan makan yang mewah, yang ia persiapkan sebagai penghormatan kepada Markus Antonius, ia membuat sejarah yang sangat luar biasa melalui persembahan cinta yang mengesankan dengan menjatuhkan dua buah mutiara tak ternilai dan meminumnya setelah memberi selamat atas kesehatan sang pacar. Ketika kembali, Markus Antonius memberikan untuknya serta anak kembarnya dengan hadiah dari Siprus, Phoenisia, Suriah, dan beberapa wilayah Arab, Sisilia, dan Judea. Tindakan ini menyakiti orang Romawi, terutama putra mahkota Antonius, Augustus (Gaius Octavianus, 63 Sebelum Masehi- 14 Masehi), yang memiliki saudara perempuan yang menjadi madu Markus Antonius.

            Octavianus menyatakan perang terhadap mereka. Setelah kebencian melanda Actium, kedua orang yang saling jatuh cinta itu melarikan diri ke Aleksandria, Octavianus menyusulnya, dan Cleopatra memulai sebuah rumor bahwa ia telah bertekad untuk melakukan bunuh diri. Antonius mendengarnya dan menikam diri sendiri dalam kesedihan sebelum menyelidiki kebenaran dari berita itu. Ia dibawa kepada ratu dan menghembuskan napas terakhir di pangkuannya. Octavianus kemudian memenjarakan Cleopatra dan berencana untuk mempertunjukkannya ke Roma. Namun Cleopatra terlanjur sudah melakukan bunuh diri sebelum semuanya terlaksana. Menurut legenda, Cleopatra meninggal akibat gigitan ular berbisa setelah para penduduknya menyelundupkan ular itu kepada Cleopatra dalam sebuah keranjang.

            Penyebutan nama Cleopatra dalam drama, sastra, dan teks sejarah sangat banyak. Namun penghormatan terbesarnya adalah pada “Kisah Duka Sakespeare: Antonius dan Cleopatra” (1607) dan film epic MGM: Cleopatra (1963), yang dibintangi Elizabeth Taylor dan Richard Burton.

IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english):

Cleopatra (69-30 BC)

(Source: 2008. Folk Heroes Day. Bandung: Nuance.)

Charming Cleopatra became a legend because of his affair with the Roman leader, Gaius Julius Caesar (100-44 BC) and Mark Antony (Marc Antony, 82-30 BC). Reputation Cleopatra, still tinged hatred of the Romans to Cleopatra, was first presented by the poets, Virgil and Horace, which it describes as a cruel, "the queen of the wild" sex maniac who plans to "destroy the kingdom".

After Cleopatra exiled from Alexandria by his brother, Ptolemy XII, he secretly returned to the capital to ensure the support of Caesar with charm and incredible intelligence. The plan was successful. Caesar not only tempted by it, TPI also won a civil war against Cleopatra, returning to the throne with his brother, Ptolemy XIV, as required in the Egyptian tradition. He returned to Rome with Augustus who gave him a luxury villa and a son, Caesarion, and hurt his countrymen by putting a gold statue on the building in the temple of Venus Genetrix.

After Augustus killed, Cleopatra returned to kerajaanya. Mentioned that he imprisoned his brother to rule with him as Caesarion Ptolemy XV. Not long, tragic affair with Mark Antony begins. In a sumptuous banquet, which he prepared as a tribute to Mark Antony, he made an extraordinary history through an impressive offering of love by dropping two priceless pearls and drink after health congratulate her boyfriend. When he returned, Mark Antony gave him and his twins with gifts of Cyprus, the Phoenicians, Syrians, and some of the Arab region, Sicily, and Judea. These actions hurt the Romans, especially the crown prince Antony, Augustus (Gaius Octavian, 63 BC-14 AD), who has a sister who became honey Mark Antony.

Octavian declared war on them. After sweeping hatred Actium, the two people who love each other fled to Alexandria, Octavian after him, and Cleopatra started a rumor that he was determined to commit suicide. Anthony heard it and stabbed himself in grief before investigating the truth of the news. He was taken to the Queen and breathed her last in her lap. Cleopatra and Octavian then imprison plan to present them to Rome. But Cleopatra already had committed suicide before it's done. According to legend, Cleopatra died from the bite of a poisonous snake after snake smuggle people to Cleopatra in a basket.

The mention of the name of Cleopatra in drama, literature, and history texts very much. But the biggest honor is the "Story of Grief Sakespeare: Antony and Cleopatra" (1607) and MGM epic film: Cleopatra (1963), starring Elizabeth Taylor and Richard Burton.

0 comments:

Post a Comment