Pelepas bahaya

 Setiap manusia pasti akan bertemu dengan yang namanya Bahaya, baik itu yang sudah di perhitungkan maupun yang tidak.pada posting kali ini saya ingin berbagi satu lelaku yang bisa meredam bahayab yang akan menimpa kita ( dan mudah2an takdir anda memang terlepas dari bahaya ):..Lelaku ini bisa digunakan saat di perlukan namun untuk lebih meresapkan ke dalam diri maka sebaiknya di amalkan selama 21 hari minimal .waktunya sehabis shalat magrib,adapun tatacaranya adalah sebagai berikut :

       Sehabis shalat magrib lakukan dulu wiridan yang sudah biasa anda lakukan,lalu:
1. Tangan kanan anda ibu jarinya satukan dengan jari manis ambil cahaya merah di mata kanan begitu juga       tangan kiri ke mata kiri buang ke samping kita ( niat hati membuang bahaya yang akan menimpa kita)..perlu di ingat yang di buang cahaya merah bukan yang kuning atau yang hitam .
2, Tangan kiri seperti di atas  ambil pusar anda buang ke samping ( niat membuang penyakit dalam diri )
3. Tangan kiri seperti diatas ambil susu kiri anda buang ke sampin ( niat membuang fitnah yang akan menimpa )
4. Tangan kanan seperti di atas ambil susu kanan bawa ke mulut sambil tarik nafas teguk air liur ( air jaratun naim,niat agar rezeki kita kalau jauh minta dekatkan kalau dekat minta sampaikan )
    Lakukan hal tersebut sampai 21 hari setiap magrib


Adakalanya kita di hadapkan pada situasi sulit di mana kita harus keluar rumah melewati tempat yang kita anggap berbahaya maka di samping lakukan lelaku seperti di atas diatas sebelum berangkat dan baca:
  KUN ALLAH MA'RIFATULLAH ROH IBAPI BAYANG ALLAH 3X LAAILAHAILLAAH MUHAMMADDARASULULLAH 

Dalam perjalanan tersebut masih saja di cegat orang ,dan nyawa anda terancam maka baca KAF KUF pada saat orang tersebut akan menyerang anda,( walaupun belum pernah sampai ada kejadian yang mengharuskan sampai ke sana,).

   Dengan harapan ini bisa berguna bagi rekan rekan semua sayab ucapkan terima kasih telah mampir di blog saya                           


                                                                                                          WASALAM

0 comments:

Post a Comment